"Rincian pendapatan tersebut meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar Rp254.095.612.807 dari target Rp253.932.202.752 atau 92,16 persen," katanya dalam Rapat Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Tahun 2025, di Kandangan, Selasa.
Sementara itu, dijelaskan dia, pendapatan transfer mencapai Rp1.584.130.759.319 dari anggaran Rp1.407.792.179.753 atau 112,53 persen.
Adapun Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah tercatat sebesar Rp45.456.868.315, jauh melampaui anggaran Rp6.009.404.752 atau meningkat hingga 756,43 persen.
"Capaian tersebut didorong oleh penerimaan bagi hasil keuntungan bersih perusahaan pertambangan, dan optimalnya penyerapan dana transfer," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) HSS H Muhammad Noor menyampaikan bahwa rata-rata pendapatan daerah sudah melampaui target, meski masih terdapat catatan pada sektor PAD yang belum maksimal.
Sekda mengucapkan terima kasih kepada OPD yang telah bekerja keras menggali PAD sepanjang tahun ini.
Ia pun menekankan bahwa Kabupaten HSS saat ini masih terbantu dengan dana transfer pusat yang mencapai sekitar Rp1,4 triliun.
"Namun, pemerintah pusat akan melakukan rasionalisasi dana transfer pada 2026, sehingga daerah perlu meningkatkan kemandirian pendapatan. Pimpinan daerah kita, Bupati H. Syafrudin Noor saat ini sangat konsen menggali pendapatan dari berbagai sumber,” ucap sekda dalam arahan rapat.
Ia juga mengingatkan bahwa mulai 1 Januari 2027, pemerintah pusat mewajibkan proporsi belanja pegawai berada di bawah 30 persen.
Dengan adanya pemangkasan dana transfer dari pusat, belanja pegawai di HSS berpotensi melebihi batas tersebut.
“Ini yang menjadi perhatian pimpinan, pa bupati akan mengupayakan agar angka belanja pegawai tidak melampaui 30 persen,” tambah sekda.
Pewarta: Fathurrahman
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2025
https://kalsel.antaranews.com/berita/495925/bpkpd-realisasi-pendapatan-daerah-hss-lampui-target

Tidak ada komentar:
Posting Komentar